Beranda » Opini » Secanggih-canggihnya Robot perlu Remot

Secanggih-canggihnya Robot perlu Remot

Archives

Categories

Calendar

Maret 2013
S S R K J S M
« Jan   Agu »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Blog Stats

  • 204,021 hits

Di mana-mana di dunia ini para murid cenderung patuh pada gurunya dan tak berani keluar dari jalur yang sudah dibentuk. Tetapi suatu ketika akan muncul seorang murid yang memandang dari luar “circle” yang berani melawan dan tidak larut dengan kawan-kawannya.

Ia bisa saja dimusuhi dan dianggap “pembangkang” yang harus disingkirkan, tetapi sesungguhnya ia hanyalah seorang change maker belaka.

Tahukah Anda bagaimana sebagian besar ilmu pengetahuan dikembangkan?
Benar ilmu pengetahuan berjalan di atas landasannya sendiri yang disebut metodologi.
Jika ditemui seseorang yang berani tampil dengan gagasan brilian yang berbeda dari para pendahulunya. Umumnya mereka cepat sekali mengurungkan niatnya.

Para penguji “pedalaman” punya tradisi pemikiran yang sudah dibentuk dari literatur ke literatur dan para penerus harus tunduk pada peta yang sudah dibentuk.
Maka setiap orang baru dibabtis setelah memberi tambahan satu jalan seta-pak disamping atau di depan jalan-jalan setapak lain yang sudah lebih dulu ada.

Dengan cara berpikir yang demikian sulit bagi kita melahirkan pemikir-pemikir besar.
Siapa yang keluar siap-siap diterkam dan gagal di tengah jalan.
Manusia cenderung menjadi statusquo dan terlalu mempercayai jalan-jalan yang telah dibuat oleh para pendahulunya tanpa banyak bertanya.

“ dosen selalu benar dan mahasiswa selalu salah” ini lah filosofi yang terjadi dalam kampus-kampus kita selama ini. Kita hanya belajar untuk menyerap informasi yang ada seperti sebuah gelas yang terus diisi air ampai tumpah-tumpah, hingga terciptanya robot yang pintar yang hanya memiliki ide-ide lembam, walaupun sepintar-pintarnya bahkan secangih-canggihnya robot-robot dia masih terus mememerlukan remot untuk bergerak sesuai keinginan penciptanya.

“Untuk generasi baru indonesia terus berkaryalah, ciptakan perubahan,
dan terus berpikir merdeka


1 Komentar

  1. iwan tidung mengatakan:

    Betul, remot merupakan semacam kesadaran sang robot.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: